Text

SELAMAT DATANG DIBLOGNYA WONG NDESO

Sabtu, 26 Desember 2009

KUTIPAN KATA - KATA BIJAK

* KEBAHAGIAAN *

Kebahagiaan itu terdapat pada pengorbanan; menahan keinginan pribadi; pencurahan segala upaya dan mencegah semua bahaya; serta jauh dari sifat egoisme dan balas dendam.

Kekayaan,keamanan,kesehatan,dan agama adalah pilar-pilar kebahagiaan. Orang yang tidak punya apa-apa,orang yang ketakutan,orang yang sakit, dan orang kafir tidak mendapatkan kebahagiaan. Mereka semua berada dalam kesengsaraan.

Empat perkara yang mendatangkan kebahagiaan; buku yang bermanfaat, anak yang baik, istri yang ia cintai dan teman bergaul yang shalih.Tidak ada kebahagiaan kecuali jika anda bisa hidup terbebas dari semua dominasi yang menekan fisik,akal,mental,dan khayalan sehingga anda menjadi hamba Allah semata.

Dunia adalah perlindungan diri. Masa muda adalah kesehatan. Harga diri adalah kesabaran. Kebaikan adalah takwa. Dan status sosial adalah harta.

Orang yang bahagia adalah orang yang bisa melupakan sesuatu yang tidak mungkin lagi di perbaiki, yang selalu ingat kebaikan orang lain dan yang melupakan keburukan mereka.Kegembiraan itu memerlukan rasa aman. Harta itu memebutuhkan sedekah. Kedudukan itu membutuhkan dukungan. Dan kemuliaan itu membutuhkan kerendahan hati.

Orang bahagia adalah orang yang panjang umurnya dan baik amalannya. Orang yang beruntung adalah orang yang banyak hartanya dan banyak melakukan kebaikan. Sedangkan orang yang mendapat berkah adalah orang yang bertambah ilmunya dan bertambah pula ketakwaannya.

Jangan mengekang perasaan anda. Mengekang perasaan akan menyebabkan jiwa terganggu dan menghalangi munculnya perasaan bahagia. Jangan menyembunyikan perasaanmu. Ungkapkan semua perasaan dengan cara yang anda sukai, karena hal itu akan membebaskan jiwa anda dari tekanan yang menghimpitnya.

Hindarilah kesedihan, karena kesedihan itu adalah racun. Jauhi sikap lemah karena ia adalah kematian. Hindari kemalasan karena ia adalah kegagalan. Tinggalkan kekacuan dalam berpikir karena hal itu berarti pengaturan yang sangat buruk. Tempat paling mulia di dunia adalah pelana sedangkan teman terbaik sepanjang waktu adalah buku. Istri cantik yang bertakwa,rumah yang luas,rezeki yang cukup,dan tetangga yang shalih, adalah nikmat yang tidak di ketahui oleh banyak orang.Kegembiraan akan menjadikan jiwa bersemangat,membuat hati berbunga,menyeimbangkan masing-masing anggota tubuh,memberikan kekuatan,dan memberi nilai kepada kehidupan serta faedah kepada usia hidup manusia.

* IMAN DAN IBADAH *

Kirimkan surat-suratmu menjelang subuh; surat yang di tulis dengan tinta air mata, dengan kertas pipi, dengan perangko pengabulan,dan dengan alamat yang dituju adalah ‘Asry. Sesudah itu nantikan jawabannya. Hiduplah bersama Al-Qur’an dengan cara menghafal,membaca,mendengar dan merenungi. Inilah adalah terapi paling mujarab untuk menghilangkan rasa sedih dan kegalauan. Kebahagiaan itu adalah sebuah pohon. Air,makanan,udara dan cahayanya adalah iman kepada Allah dan kampung akhirat.

Mahasuci Allah yang telah menjadikan sikap menghinakan diri kepadaNya sebagai keperkasaan,rasa butuh kepadaNya sebagai kekayaan, permohonan kepadaNya sebagai kemuliaan, tunduk kepadaNya sebagai ketinggian, dan tawakkal kepadaNya sebagai kecukupan. Hal paling baik yang ada di dunia adalah kecintaan kepada Allah. Hal terindah di surga adalah melihat Allah. Kitab yang paling bermanfaat adalah kitab Allah. Makhluk yang paling berbakti adalah Rasulullah.

Siapa saja yang dituntun oleh agamanya, diluruskan oleh akal sehatnya, dijaga oleh hartanya dan dihiasi oleh rasa malunya, maka ia telah menghimpun semua keutamaan. Orang yang bahagia adalah orang yang bisa mengambil pelajaran dari hari kemarin, berkaca pada dirinya sendiri, mempersiapkan diri untuk kehidupan di alam kubur, serta merasa selalu diawasi oleh Allah dalam keadaan terang-terangan maupun tersembunyi.

Masjid adalah pasar akhirat. Buku adalah sahabat sepanjang umur. Amalan adalah teman di alam kubur. Akhlak yang baik adalah mahkota kemuliaan. Sedangkan baik hati adalah baju yang paling indah. Wahai Bilal, tegakkan shalat. Tenangkan hati kita dengannya. Sebab shalat adalah aliran ketenangan, sungai keamanan, serta angin sepoi-sepoi nan sejuk yang menghembus ke dalam jiwa sehingga memadamkan api ketakutan dan kesedihan. Yang penting untuk di perhatikan dalam melaksanakan berbagai ibadah, adalah konsentrasi dan menghadirkan hati. Tidak ada kebaikan bagi; ilmu tanpa pemahama, shalat tanpa khusyu’ dan membaca tanpa perenungan.

* SABAR *

Bersama air mata ada senyuman. Bersama duka ada kegembiraan. Bersama bencana ada karunia. Bersama ujian ada pemberian. Itu semua adalah sunnatullah yang pasti berlaku dan kaidah yang tidak bisa ditolak. Perhatikanlah, apakah anda hanya melihat orang yang mendapat ujian, dan apakah anda hanya menyaksikan orang yang menderita? Di setiap rumah ada ratapan tangis, di setiap pipi ada air mata yang mengalir.

Jangan pernah bersedih,karena qadha’ telah di gariskan,yang di takdirkan sudah pasti terjadi,pena-pena telah kering,lembaran-lembaran telah di lipat,pahala sudah mulai di himpunkan,dan dosa masih tetap diampuni. Qadha’ Allah pasti berlaku, ajal pasti tiba, dan rezeki telah di tentukan. Mengapa harus bersedih? Sakit, kemiskinan dan musibah, semua ada pahalanya. Lalu, mengapa harus resah?

Mengapa anda justru memikirkan sesuatu yang tidak ada dan tidak mensyukuri apa yang ada; melupakan nikmat yang ada dan menyesalkan nikmat yang tidak ada; iri kepada orang lain dan melalaikan apa yang ada pada diri anda?Bencana yang menimpa itu mengandung empat keindahan seni: mengharap pahala, bergelut dengan kesabaran, berdzikir dengan baik, dan membayangkan datangnya kebaikan. Boleh jadi, suatu perkara, pada mulanya tampak begitu buruk bagimu, tapi pada akhirnya ia membuatmu senang. Ibarat awan yang pada mulanya adalah petir dan kilat, namun berikutnya adalah hujan yang membawa kesejukan.

Orang yang beriman tidak akan pernah bersedih atas tidak tercapainya suatu urusan dunia, tidak pernah memperdulikannya, dan tidak pernah terguncang oleh bencana dunia. Sebab, ia yakin bahwa dunia itu akan sirna,lenyap,hina dan fana. Jika sebuah tali itu sudah sangat mengencang,itu tandanya akan putus. Jika malam sudah gelap gulita,itu tandanya bahwa kegelapan akan segera lenyap. Jika sebuah masalah itu sudah sangat menghimpit, itu tandanya akan ada jalan keluar. Dan sesungguhnya satu kesulitan itu tidak akan pernah mengalahkan dua kemudahan.

Setelah lapar ada kenyang, setelah dahaga datang kesegaran, setelah sakit ada kesembuhan, setelah miskin datang kekayaan. Kesedihan selalu di barengi dengan kebahagiaan. Ini semua adalah Sunnatullah.Tidak usah takut dengan kesulitan. Sebab, kesulitan akan menguatkan hati, membuatmu bisa merasakan nikmatnya sehat, membulatkan tekad, mengangkat kedudukan dan memunculkan kesabaranmu.

Pandanglah musibah itu dari sisi yang paling memberikan harapan. Bayangkan pahala yang akan anda dapatkan dari musibah tersebut. Sadarilah bahwa musibah yang menimpa dirimu itu lebih ringan bila dibandingkan dengan yang menimpa orang lain.Belajarlah dari orang-orang yang telah mendapat cobaan dan ujian.

Ketahuilah bahwa orang yang menggunjingmu berarti menghibahkan kebaikan-kebaikannya kepadamu, menghapuskan kesalah-kesalahnmu, dan menjadikanmu sebagai orang yang terkenal. Dan ini adalah nikmat yang besar. Apapun cobaan yang menimpa dirimu, ada pahalanya di sisi Allah; apakah berupa kesedihan, keresahan, kelaparan, kemiskinan, sakit, utang dan segala bentuk musibah.

Ketahuilah bahwa kesulita itu justru akan membuka pendengaran dan penglihatan, akan menghidupkan hati, mendewasakan jiwa, mengingatkan hamba dan menambah pahala.Yakinlah bahwa dunia memang tempat cobaan, tantangan dan kegelisahan. Maka hadapilah hidup ini sebagaimana adanya dan selalulah meminta tolong kepada Allah.

Dikutip dari DR.’Aidh Al-Qarni.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar